Showing posts with label Entertainment. Show all posts
Showing posts with label Entertainment. Show all posts
Posted by Admin TQ on 1/31/2009 09:37:00 PM
Labels: ,

Sebagai seorang yg senang dengan ilmu2 eksakta, bagiku mempelajari ilmu2 sosial dan ekonomi merupakan yg membosankan dan melelahkan. Tetapi kemarin aku benar2 menikmati pelajaran yang diberikan oleh Prof Ugi, Pak Agung dan Pak Delil dalam Seminar Ekonomi Shariah. Walaupun acaranya sehari penuh, minat peserta sangat tinggi dan bisa bertahan sampai sore hari.

Ceramah dimulai oleh Prof Ugi yang memang merupakan dosen ekonomi Islam di Bahrain. Pak Ugi menjelaskan dasar2 ekonomi Islam dengan sangat menarik. Berbeda dengan suasana kuliah yg biasanya membosankan, tiga sesi yg dibawakan Pak Ugi berlalu begitu cepat. Semua disampaikan dengan bahasa yg mudah dicerna dan gamblang. Sesi tanya jawab pun diisi dengan antusias oleh peserta, sampai2 bbrp peserta harus tunjuk tangan bbrp kali untuk bisa mendapatkan giliran bertanya. Secara singkat, prinsip utama ekonomi Islam adalah adil, jujur dan transparan. Dengan kata lain saling menguntungkan, bahasa biologinya symbiosis mutualisme (bener gak ya?)

Satu kalimat yg menarik dari Prof Ugi: "Ekonomi kapitalis yg dibangun selama 100 tahun, hancur hanya dalam waktu 100 hari saja."

Tidak kalah dengan Prof Ugi, Pak Agung yang sudah malang melintang di perbankan pun membeberkan presentasinya dengan sangat menarik. Di sini terlihat perbedaan yg mendasar antara perbankan ribawi dengan perbankan Islam. Ada standard2 khusus yang sudah dibangun agar perbankan dapat memenuhi hukum Islam. Untuk ini, disetiap perbankan syariah selalu ada badan pengawas syariah yg memastikan standard2 tersebut selalu diikuti.

Sebagai pembicara di bagian terakhir, Pak Delil bisa menyampaikan paparannya gaya yg berbeda. Humor2 kecil yang disisipkan di dalam ceramahnya membuat suasana menjadi bergairah. Di sini beliau memaparkan perbedaan pada asuransi syariah, yg menggunakan prinsip risk-sharing, dimana asuransi biasa menggunakan risk-transfer. Dua istilah yg mirip, tetapi sangat berbeda dalam pengimplementasiannya. Konsep risk-sharing yang dipakai oleh ekonomi Islam merupakan kegiatan gotong royong untuk saling membantu yg sedang kesusahan. Konsep yg indah sekali.

Sampai2 ada peserta yg menyampaikan agar event2 agar sering2 diadakan. Mudah2an IMSQA bisa mewujudkannya. BTW, kalau masih ada yg ingin menyampaikan feedback, bisa disampaikan di website seminar:http://sites.google.com/site/seminarimsqa/feedback

Posted by Admin TQ on 1/27/2009 08:54:00 PM
Labels: ,

Ternyata ada tempat baru sebagai alternatif untuk jalan2 dengan keluarga, yaitu taman Aspire (nama "Aspire" itu cuma tebakan saja, karena belum ada tulisannama resminya).Tempat ini baru saja dibuka sekitar sebulan yang lalu.
Lokasinya ada di belakang Hyatt plaza, Al Waab street. Kalau datang dari Al Sadd jalan aja ke arah Villagio. Setelah Villagio, sebelum Hyatt plaza ada jalan ke arah gelanggang olah raga. Masuk aja ke sana sampai mendekati portal parkir. Di sebelah kiri ada parkiran yg cukup luas. Jadi mobil bisa di parkir di sana. Tamannya ya di situ itu.

Dari parkiran sudah terlihat air mancur dan bukit rumput yang hijau. Kalau kita dekati ke arah danau buatan yang ada di sana, maka akan ditemui satu lagi air mancir yg unik, berbentuk mirip terowongan yang terbuat dari air. Di sekitar taman ini terlihat bbrp orang melakukan jogging. karena memang area taman yg lumayan luas.

Taman ini sangat rapi dan banyak pohon2 uniknya. Nggak tahu tanaman2 tersebut diimport dari mana. Yang jelas bentuknya lucu2. Ada yang mirip bonsai, tapi bawahnya seperti palem botol. Ada kaktus dan juga beragam bunga warna-warni. Pantas saja taman ini dibuka dimusim dingin. Jadi memang tanaman2nya kelihatan sangat indah dan hijau.



Di sini juga sudah disiapkan bangunan2 yang sepertinya nanti akan digunakan sebagai cafe dan restoran. Tempat duduk sudah disediakan disetiap sisi taman, begitu juga tempat sampah. Selain itu, pengelola taman juga berusaha berhati2 dengan meletakkan macam2 peringatan, terutama di sekitar danau buatan. Di danau tersebut juga ada bebek2 yang tentu saja memberikan pemandangan tersendiri di Qatar.

So, mumpung masih rapi dan belum banyak orang ke sana, silahkan didatangi.

Posted by Admin TQ on 1/21/2009 08:20:00 PM
Labels: ,

Besok, jam 5 sore cobalah jalan-jalan ke Landmark mall. Karena di sana ada acara promosi dari Vodafone. Siapa tahu bisa beruntung dan mendapatkan hadiah yang lumayan.

Caranya sih cukup sederhana, yaitu mencari puzzle yg disembunyikan oleh panitia. Ada 500 buah puzzle yg disebar disegala sudut mall. Nah, yang berhasil menemukan potongan puzzle tersebut bisa ikut undian yg berhadiah lumayan. Menurut website Vodafone, hadiahnya adalah "premium mobile phone and free Vodafone airtime. Total value, QAR2,500!"

Selain itu, Vodafone juga menyelenggarakan undian trivia di websitenya. Cuma dengan menjawab pertanyaan di website itu, peserta bisa mendapatkan hadiah harian setelah diundi.

Paling tidak gembar-gembor Vodafone ini memberikan secercah harapan untuk mendapatkan layanan komunikasi yg lebih baik dan lebih murah. Duh... lama banget nunggu Vodafone diluncurkan.

Posted by Admin TQ on 1/18/2009 02:21:00 AM
Labels: ,

Crêpes adalah makanan semacam pancake atau panekuk yg dibuat tipis dan kemudian diisi dengan macam2 coklat atau pun selai.

Di Indonesia, adalah cukup mudah untuk menemukan makanan Crêpes ini. Walaupun makanan ini bukan asli Indonesia, ntah kenapa lumayan laku keras. Di setiap sudut mall dan pusat perbelanjaan banyak gerobak2 yg menjualnya.

Di Qatar, makanan ini bisa ditemukan di Souq Waqif. Lokasinya ada di tengah2 Souq Waqif, di antara jualan pakaian dan kacang2an. Sulit untuk memberikan ancar2nya, karena bentuk souq waqif yg berbelok2 dan bercabang2.


Cara memasak Crêpes ini juga cukup unik, yaitu dengan tangan yang hanya dilapisi sarung tangan tipis (lihat gambar di atas). Dan kemudian di atasnya diisi macam2 topping sesuai permintaan. Ada yang isinya telur, keju, dan lain2 khas arab. Dan untuk macam2 isi tersebut, harganya standard, yaitu QR4.


Setelah matang, bentuknya yg satu lingkaran penuh dilipat empat. Kalau kita makan ditempat, makanan ini disajikan dalam piring dari anyaman rotan. Sedangkan kalau take-away, makanan ini dibungkus dengan alumunium foil. Walaupun bentuknya tipis, setelah makan satu porsi crepes ini serasa sudah makan sepiring nasi. Yang jelas, makanan ini enak bila disantap selagi hangat. Cobain deh.

Posted by Admin TQ on 1/12/2009 08:25:00 AM
Labels:

Seperti berita sebelumnya, saat ini sedang berlangsung pameran "Made In Qatar" di Exhibition Center. Sayangnya organizer acara ini kurang serius dalam menangani websitenya, sehingga terjadi hal seperti pada gambar di bawah ini. Di website ini banyak sekali kita temui kesalahan tulis yg seharusnya tidak terjadi, mengingat ini acara salah satu event besar di Qatar.



Biar yakin, silahkan langsung masuk ke websitenya aja.

Posted by Admin TQ on 1/10/2009 10:00:00 PM

Saking banyaknya ide tulisan yg mau dibikin, jadi aku gabungin aja semua jadi satu. Makanya judul postingan ini menjadi Tuttifrutti.
1. Sesuai iklan yg aku pasang di blog ini, kemarin warga Indonesia di Qatar berkumpul di Gedung Qatar Charity untuk menunjukkan solidaritas kepada Palestina. Beritanya pun sempat disampaikan oleh The Peninsula Qatar terbitan hari ini, dan juga Gulf-times. Dari fundraising ini terkumpul dana sebesar QR 75000 yang langsung diserahkan ke Qatar Charity.


Acara ini dimulai dengan pembukaan, sambutan2 dan presentasi mengenai konflik Palestina-Isarel yg dipaparkan oleh Bpk. Sigit. Berbeda dengan gaya pemaparan yg biasa kita dengar, presentasi ini menjadi menarik karena didasarkan atas pendekatan ilmiah dan sejarah, sehingga peserta benar2 mengerti duduk perkara yg terjadi di Palestina, dimana terlihat jelas bahwa bangsa Kan'an (Palestina) adalah penduduk asli sejak ribuan tahun yang lalu di wilayah yg menjadi sengketa tersebut. Wajar bila mereka mati2an untuk mempertahankan wilayah tersebut. Salah satu pembicara juga menyampaikan bahwa di pembukaan UUD 1945 tercantum "Bahwa sesungguhnya penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan"
Berikut ini catatan yg dibuat oleh Rania binti Susila mengenai acara tersebut.


2. Kemarin juga ada event pertandingan final Qatar Exxon Open yang dimenangkan oleh Andy Murray. Sorry, aku nggak nonton, jadi kalo mau berita lengkapnya, baca koran aja :)

3. Pagi ini Doha diselimuti awan tebal dan sempat hujan gerimis sekitar jam 6.20. Walaupun begitu, angin tidak terlalu kencang sebagaimana keadaan minggu lalu.

4. Mulai hari ini sampai dengan hari selasa, ada pameran "Made In Qatar" di Doha Exhibition Center. Menurut sumber yg bisa dipercaya, KBRI membuka stand di pameran ini dengan nomor stand 123.

Posted by Admin TQ on 12/25/2008 08:27:00 AM

Seperti halnya tahun2 sebelumnya, di akhir tahun kembali diadakan Doha International Book Fair yang kali ini sudah ke sembilan belas kalinya. Dan untuk kedua kalinya acara ini diadakan di gedung exhibition center yg baru yg di dekat Intercontinantal Hotel, ke arah The Pearl. Yaitu gedung berwarna Merah Maroon. Agak aneh juga, dulu nama gedung ini QIEC (Qatar International Exhibition Center). Sekarang sudah berubah menjadi Doha Exhibition Center. Mungkin biar lebih ringkas dan mudah diingat.

Pameran tahun ini kelihatan lebih lengkap dan lebih banyak pesertanya, walaupun masih terlihat bbrp stand yg kosong. Begitu juga dengan buku2 berbahasa Inggris kali ini lebih banyak dipamerkan. Malah ada bbrp stand non-buku yg juga ikut dalam pameran ini, seperti Kementrian Agama (AWQAF) dan Islamweb.net. Juga ada satu bagian khusus yg berisi informasi mengenai USA yg membagikan brosur, buku, dan informasi mengenai negara Amreika Serikat secara gratis.

Beberapa buku2 di sini dijual dengan harga diskon sedangkan yg lain mengaku sudah memasang harga setelah diskon. Pameran ini lumayan memberi hiburan untuk yg senang dunia membaca. Karena memang untuk mendapatkan buku berbahasa Inggris di Qatar tidaklah mudah dan kurang banyak pilihan.

Posted by Admin TQ on 12/22/2008 09:35:00 AM

The Pearl adalah salah satui proyek prestisius yg dilakukan pemerintah Qatar. Proyek ini mirip dengan Palm Island yang ada di Dubai, yaitu membuat pulau buatan dengan menguruk laut.  Di tempat ini sedang dibangun gedung2 mewah. Apartemen di gedung tersebut bisa dimiliki oleh orang yang bukan berkebangsaan Qatar, dimana pada lokasi lain hal ini tidak dimungkinkan.
Satu bagian dari The Pearl baru saja dibuka, yaitu Porto Arabia. Untuk mencapai ke sana, tinggal mengikuti tanda2 jalan yg mengarah ke The Pearl atau Hotel Ritz Carlton. Kalau sudah belok dari jalan utama, maka akan ada persimpangan, dimana jalan ke kiri akan menuju hotel Ritz Carlton, ke kanan menuju ke Diplomatic Club, sedangkan The Pearl mengambil jalan lurus. Ambil terus arah jalan yg menunjukkan jalur visitor.
Setelah melewati satu gedung berbentuk mall, maka akan terlihat jembatan yg berujung pada ruang parkir yg cukup luas. Pengelola area ini menyediakan angkutan gratis yg mirip bajaj bagi pengunjung ke lokasi mall.
  
Mall-nya sendiri belum sepenuhnya dibuka. Tetapi pengunjung bisa menikmati interior dan exterior mall yg menawan. Sangat berbeda dengan nuansa yg ada di mall lain di Qatar. Begitu masuk, pengunjung bisa mendapati satu kolam kecil dengan banyak lampion di sekelilingnya. Beberapa merk ternama sudah terpajang di atas beberapa toko yg belum dibuka.
Sedangkan di sisi luar, pengunjung bisa menikmati suasana pantai dengan pedestrian yang luas. Di sisi jalan banyak terlihat gedung2 dengan dekorasi yang cantik. Beberapa cafe sudah buka buat yg ingin menikmati suasana sambil minum kopi hangat
 
Secara umum, The Pearl sangat menarik dan cantik. Bisa menjadi alternatif hiburan, khususnya bagi yg suka mencari suasana yg berbeda
 

Posted by Admin TQ on 12/18/2008 12:22:00 AM
Labels:

Setelah menikmati liburan panjang Iedul Adha selama lebih dari seminggu, sekarang masyarakat di Qatar kembali menikmati long weekend. Kebetulan hari Nasional Qatar jatuh pada hari Kamis, sehingga bagi yg mempunyai libur Jumat-Sabtu akan mendapatkan ekstra sehari libur.

Peringatan Hari Nasional tahun ini benar2 dirayakan secara besar2an. Sebenarnya baru tahun lalu hari Nasional ini menjadi hari libur. Sebelumnya yg diperingati adalah hari merdeka. Berbeda dengan tahun kemarin yg terkesan biasa2 saja, tahun ini iklan peringatan hari nasional ini bisa ditemukan disetiap sudut kota.Selain itu, di setiap mall kita juga bisa mendapatkan atribut Qatar seperti bendera dan stiker yg dibagian secara gratis.Tidak lupa, panitia menyediakan alamat internet address khusus untuk acara ini (http://www.ndqatar.com/) walaupun isinya belum terstruktur dengan baik.

Hari ni pun sudah banyak rangkaian acara yg sudah disusun. Mulai dari parade angkatan bersenjata, demo pesawat tempur, lights show, dan fireworks di malam harinya. Sayangnya, udara yg sangat dingin (15 derajat celcius) akan sulit bagi penonton untuk bertahan sampai dengan jam 9 malam.

Posted by Admin TQ on 12/17/2008 10:48:00 AM


Islamic Art Museum yg berlokasi di tepian pantai Corniche Doha memang sudah lama direncanakan untuk launching. Paling tidak semenjak Asian Games 2006, isu tentang peluncuran museum ini sudah ada, kemudian diundur menjadi tahun 2007, lalu awal 2008 dan akhirnya 1 Desember yang lalu akhirnya museum ini benar2 dibuka untuk umum. Museum ini buka tiap hari, kecuali selasa, dari jam 10.30 sampai 5.30 sore. Sedangakn Jumat dari jam 2pm-8pm.

Lokasinya sangat mudah ditemui, yaitu berada tidak jauh dari gedung QICC dan Diwan Emiri di sekitar Doha Corniche. Tanda2 jalan pun cukup lengkap untuk menuju ke museum ini. Sampai2 roundabout yg berada paling dekat dengan museum ini disebut Islamic Art Museum. Entah dulu namanya apa.

Areal parkir mobil museum ini sangat luas. Sepertinya emang disiapkan untuk menerima kunjungan turis sebanyak mungkin. Selain itu juga disediakan angkutan dari parkiran ke halaman museum berupa mobil kecil mirip dengan mobil yg sering dipakai di lapangan golf. Saat ini fasilitas ini disediakan secara gratis. Sayangnya attitude sopirnya masih tidak sekelas museumnya yg katanya berkelas international, kurang senyum dan sapa.

Begitu masuk ke pelataran depan gedung museum, pemandangan yg indah langsung menyambut pengunjungnya. Di satu sisi bisa terlihat perahu Dhow yang parkir di pantai corniche, lalu pemandangan ke westbay nan cantik, dan kalaupun pandangan diarahkan ke jalan raya, pohon2 kurma yg tertata secara apik juga menambah kenikmatan mata. Di halaman depan itu juga terpajang air mancur yg bagus.

Di dalam gedung, pengunjung akan diterima oleh mesin pemeriksa barang. Sebagai standard keamanan, barang2 bawaan harus diperiksa dengan melalui sinar X. Setelah melalui pemeriksaan, pengunjung akan langsung diberikan tiket gratis. Tiket ini sepertinya hanya sebagai formalitas saja, karena sepanjang perjalanan di dalam museum, tidak akan ada pemeriksaan karcis.

Di ruang tengah museum ini tersedia cafe kecil dengan pemandangan kaca yg luas mengarah ke bangunan2 tinggi di WestBay. Di sisi lain, disediakan tangga memutar yg cantik dengan hiasan lingkaran di atasnya. Bagi yg ingin naik lift, juga tersedia lift untuk naik ke lantai atas. Kita juga bisa meminjam fasilitas audio guide dengan menyerahkan kartu identitas di bagian Information. Alat multimedia ini akan memberikan penjelasan lewat suara tentang museum dan barang yg sedang kita lihat. Dengan fasilitas touchscreen, alat ini sangat mudah digunakan. Kita bisa memilih dua bahasa: Arab atau INggris. Sedangkan di sisi lain tersedia giftshop yg menjual beraneka ragam souvenir khas museum ini.

Barang2 yg dipamerkan ada di lantai 1, 2 dan 3. Sedangkan untuk lantai 4 dan 5 saat ini masih kosong. Barang2 yg dipamerkan pun sangat beragam, dari kitab, penemuan ilmu pengetahuan, alat perang, alat dapur, karpet, perhiasan dan lain2. Wajar kalau diberitakan bahwa designer museum ini sama dengan designer museum Louvre di Perancis. Gaya penampilannya memang sangat mirip dengan museum tersebut.

Secara keseluruhan museum ini sangat recommended untuk dikunjungi. Ini merupakan salah satu hiburan paling baik di Doha untuk saat ini. Cocok untuk semua lapisan umur. Selain menghibur juga memberikan pengetahuan lebih terutama tentang perkembangan pengetahuan dan seni Islam.

Posted by Admin TQ on 11/16/2008 10:43:00 PM

Seperti yg pernah aku sampaikan di agenda kegiatan blog ini, bahwa bbrp waktu yang lalu ada seminar Strength Based Motivation yg diadakan oleh IA ITB (Ikatan Alumni ITB) dan IDEA (Indonesian Da'wa and Education Association) dengan dukungan dari Qatar Charity. Seminar yang diadakan 2 hari penuh ini mengulas tentang potensi, bakat dan rencana pengembangannya untuk meningkatkan produktifitas. Berikut ini ulasan lengkapnya yang dibuat oleh rekan2 IA ITB.


Kegiatan ini sempat juga diliput oleh koran Gulf Times, sayangnya fotoku kecil banget di situ (emang maunya satu halaman full?). Nah, untuk melihat foto2nya dengan lebih jelas klik di link ini.

Bagi Alumni ITB di Qatar, bisa juga bergabung ke milisnya di IA-ITB-Qatar@googlegroups.com atau klik langsung ke link ini.

Posted by Admin TQ on 11/05/2008 10:25:00 PM

Mozaic adalah paket hemat dari Qtel yg menggabungkan tiga buah produknya dalam satu. Ada dua macam Mozaic yg ditawarkan Qtel, yaitu Mozaic Mob dan Mozaic TV+. Mozaic mob adalah penggabungan telpon rumah, internet ADSL dan HP. Sedangkan Mozaic TV+ adalah penggabungan telpon rumah, internaet ADSL dan TV kabel. Kedua penawaran tersebut bisa didapatkan dengan harga mulai dari 250QR per bulan (BTW, koq ini jadi kaya' iklan QTel, ya?)

Sesuai ceritaku sebelumnya, pada awalnya nggak ada niatan pasang mozaic. Tetapi karena janji di Qatar yg nggak bisa dipegang, termasuk pemasangan wifi di flatku yg molor terus, akhirnya aku putuskan untuk memasang mozaic. Mumpung lagi ada promosi. Promosinya lumayan menarik, yaitu gratis wifi plus untuk 2 bulan pertama, semua channel dibuka. Jadi aku bisa nonton semua channel berbayar dengan gratis.

Seperti biasa, pengajuan sangatlah mudah. Tinggal isi formulir, lalu diserahkan ke customer service. Aku sih senang pergi ke customer service yg ada di Musheireb, karena buka 24 jam dan antrian relatif sedikit. Setelah data dimasukkan, maka kita akan mendapatkan print2an sebagai bukti sudah memasukkan permohonan pemasangan mozaic. Ketika aku tanya, kapan dipasang? Si CS cuma bilang bhw aku harus tunggu sms.

Terus terang aku pesimis masalah waktu, karena banyak teman2 yg harus menunggu lama sampai mozaicnya dipasang. Singkat cerita, mozaicnya dipasang dengan waktu yg cukup singkat dan langsung aktif. Semua peralatan langsung dibawa dari QTel. Proses instalasinya pun sangat cepat.

Review:

  • Kualitas ADSL lumayan bagus. Walaupun saat aku cek kecepatannya cuma dapat 120 saja. Mungkin karena TV-nya juga memakai jalur internet untuk transmisi datanya. Nanti aku update lagi infonya setelah otak atik.
  • Kualitas TV juga oke. O, ya. Waktu pengajuan, si CS akan mengecek apakah area tempat tinggal kita mempunyai sinyal TV yg bagus atau nggak. Di tempatku, sesekali ada masalah, yaitu siarannya hilang. Tetapi sejauh ini hanya serjadi satu-dua kali saja. Di TV-nya kita juga bisa langsung melihat judul siaran yg sedang berlangsung sekaligus jadwal acara akan datang. Qtel juga menyediakan fasilitas Pay-Per-View, dimana banyak film2 yg bisa kita tonton dengan biaya tertentu.

Update Info:

  • Satelah diutak-atik, ternyata kecepatan ADSL tidak dipengaruhi oleh TV. Sayangnya, kecepatan ADSL tidak pernah mencapai 512. Kenapa, ya?
  • Hari ini tagihan datang, dan ternyata memang QTel hanya menagih biaya bulanan saja sebenar 250QR/bulan

Posted by Admin TQ on 10/28/2008 01:13:00 AM
Labels: ,

Beberapa hari belakangan ini iklan ini semakin gencar beredar di sekitar Qatar, khususnya Doha. Sebuah turnamen olahraga kelas dunia akan berlangsung di Qatar minggu depan. Walaupun beberapa pemain ngetop, seperti Maria Sharapova, bakalan absen di pertandingan ini, tetap saja ini merupakan tontonan langka di Qatar.


Panitia sendiri mematok harga karcis 10 QR (atas), 30 QR (tengah), dan 50 QR (bawah). Dan untuk karcis terusan harganya 350QR.

Seingatku tahun lalu ujung2nya karcis ini tetap aja dibagikan secara gartis, karena kurangnya penonton di acara2 seperti ini. Dan tentu saja, orang Indonesia adalah salah satu penonton yg antusias. Lha wong gratis... Malahan kadang2 dapat hadiah kaos, lagi :)

Lokasinya adalah di Khalifa International Tennis Complex. Jangan nyasar ke khalifa stadium yg ada di dekat Villagio. Karena lapangan tenis ini ada di sekitar Orix roundabout arah ke West Bay. Kalau gedung pos yg bentuknya mirip piramida lokasinya di kanan, maka lapangannya ada di kiri.

Lebih lengkapnya, bisa langsung berkunjung ke websitenya.

Posted by Admin TQ on 10/27/2008 03:33:00 AM
Labels:

Kebetulan dua weekend yg lalu aku ada undangan kumpul2 wong-kito. Biasalah habis lebaran memang waktu yg tepat untuk ngumpul2. Selain itu, cuaca sekarang memang sangat nyaman untuk bersantai di corniche. Matahari sudah tidak terlalu terik lagi, dan kelembaban udara cukup bersahabat.

Berangkatkah aku ke taman dekat Sheraton sekitar habis ashar. (Memang undangannya habis ashar, sih). Sesuai undangan, aku mendatangi taman yang ada mainan anak2nya, di bagian paling dekat dengan hotel Sheraton. Di sana aku menemukan lumayan banyak orang Indonesia. Yang mengherankan adalah, orang2 tersebut berkumpul di lokasi2 yg berbeda. Wah... susah juga ini. Di puncak bukit aku melihat rombongan orang Indonesia. Untungnya aku segera mengenali bbrp orang di sana. Dan aku cukup yakin itu adalah grupnya Ex-TPPI.

Aku pun mencoba mendekat kelompok kecil lainnya yang berada di dekat mainan anak2. Setelah ngobrol2, ternyata itu pun bukan rombongan yg aku tuju. Akhirnya aku telpon salah seorang rekan yg kebetulan sudah berada di TKP. Ternyata ngumpulnya di sisi lain dari taman Sheraton, yang jelas2 lumayan jauh untuk jalan kaki.

Akhirnya aku membawa mobil dan mengambil jalan memutar untuk bisa mencapai lokasi, karena tidak ada jalan langsung. Sayangnya, aku tidak bisa menemukan tempat parkir, sehingga istri dan anak2 aku drop di sana, sambil aku mencari parkir. Pak Eko BNI yg kebetulan ikut di mobilku tidak ikut turun. Jadi kami berdua pun mencari parkiran.

Setelah muter2 nggak dapat parkiran aku pun keluar dari taman dan berniat parkir di parkiran depan tanah lapang dekat Sheraton. "Nggak apa jalan jauh dikit. Hitung2 olahraga." Begitu pikirku.

Baru aja bbrp langkah berjalan berdua Pak Eko, polisi yg ada di tengah jalan memanggil kami. Dia memberi kode bahwa kami (yg mungkin dipikirnya bujangan), dilarang masuk ke family park. Pengennya sih menjelaskan duduk masalahnya. Tetapi gimana caranya? Wong dia di tengah jalan gitu. Sebenernya tugasnya dia ngatur lalu lintas. Ngapain ngurusin yg lain2.
Akhirnya kembalilah kami ke mobil dan kami pun jalan membawa mobil muter lagi. Lumayan, harus melewati dua kali roundabout yg cukup sibuk. Untungnya ada satu posisi parkir pas sebelum Sheraton park. Posisinya masih di pinggir jalan. Tetapi kaya'nya nggak ada polisi. Dengan gaya mengendap2, aku dan Pak Eko akhirnya sukses bisa masuk ke Sheraton family park.

Ini toh rasanya jadi bujangan.... Nasiiib....

Posted by Admin TQ on 9/27/2008 11:07:00 PM
Labels:

Aku teringat saat2 menjelang hari raya Idul Fitri ini adalah hari2 tersibuk aku. Target pekerjaan di kantor memang selalu menuntut untuk deliver pekerjaan on time. Tak heran, kalau saat2 seperti ini teman2ku pasti sedang luar biasa sibuk untuk closing 3Q :(

Tetapi ada lagi yg lebih heboh. Yaitu persiapan lebaran. Mulai dari ngajuin cuti, diskusi mau balik ke mana (maklum, rumah ortu di barat dan rumah mertua di timur), antri tiket, nyiapin mobil kalo mudik pakai mobil, dan lain2. Belum lagi cari2 peta mudik, tanya2 jalur alternatif, dan belanja buat kebutuhan lebaran.

Lain sekali dengan kondisi di Qatar. Libur sudah ditetapkan kantor sekitar 4 hari kerja. So, totalnya sekitar 6 hari. Hari pertama mungkin cukup sibuk, karena ada sholat Ied dan berkunjung ke bbrp teman. Satu lagi yg menarik di Qatar, waktu dari satu rumah ke rumah lain hanya dalam kisaran 15 menit saja. Sehingga dalam sehari, kita bisa dapat banyak rumah.

Tetapi mulai hari kedua, ngapain, ya? Kalo tahun lalu, aku masih semangat untuk menjelajah Qatar. Perjalanan dimulai dari Dukhan. Di sini kita main ke rumah teman, lalu jalan2 ke pantainya. Waktu itu pantainya tidak terlalu ramai, hanya ada bbrp orang bule yg berjemur. Padahal waktu itu masih lumayan panas.

Perjalanan kami lanjutkan ke Messaieed (Sealine Beach Resort). Aku bisa menikmati pantai dan laut dengan nyaman. Apalagi fasilitas di resort ini sangat komplit. Jadi aku bisa menghabiskan waktu seharian penuh di sini.

Setelah itu, kami jalan2 ke Al Khor. Karena waktu itu sebagian besar rombongan adalah "anak baru", jadi nggak ada yg punya ide mau kemana di Al Khor. Akhirnya kami cuma main2 di Corniche aja.

Masalahnya tahun ini. Enaknya kemana, ya?

Posted by Admin TQ on 8/13/2008 04:31:00 AM
Labels:

Info dari panitia 17-an KBRI:

Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia yang ke-63, kami panitia HUT RI ke-63 akan menyelengarakan pertandingan Gaple pasangan yang insya allah akan kami selenggaran pada:
- Hari/tanggal : Jum'at, 15 Agustus 2008
- Pukul : 15.30 s/d selesai
- Tempat : KBRI Doha
bagi Bapak-bapak dan rekan-rekan semuanya yang akan mendaftarkan masing-masing nama pasangannya bisa melalui email ini atau menghubungi panitia, aturan mainnya akan kami umumkan sebelum pertandingan dimulai.

Acara tanggal 16 dan 17-nya apaan, ya?

Posted by Admin TQ on 8/10/2008 12:40:00 AM
Labels: ,

Nggak tahu kenapa, aku hampir saja melewatkan acara pembukaan olimpiade Beijing Jumat lalu. Untungnya iseng2 buka Detik.com pas fireworksnya menyala. Langsung aku setel TV untuk mencari salurannya. Nggak mudah juga, karena aku tidak menandai chanel2 sport sebagi favoritku.

Setelah muter2, akhirnya aku menemukan Al Jezeera Sport 2 yang sedang menayangkan acara pembukaan Olympiade. Sepertinya itu pun rekaman, karena informasi2nya sudah masuk duluan ke detik.com. Nggak apa2 deh. Toh cuma telat 1-2 jam aja.

Wah, ternyata acaranya bener2 heboh. China memang mempertunjukkan kekuatannya dengan mempertontonkan pertunjukan2 kolosal terdiri dari ribuan orang (kaya'nya sih. Aku sendiri nggak sempat nghitung ...). Jenis2 tontonannya pun inovatif bin kreatif. Penyalaan obornya dilakukan dengan berlari di dinding mirip 90 derajat mirip Spiderman.

Awalnya aku lumayan enjoy menonton parade atlet dari berbagai negara dan berbagai warna pakaian. Banyak sekali negara yg aku nggak tahu namanya keluar di situ (maklum, nilai geografiku jeblok). Tapi lama2 bosen juga. Bayangin aja, 204 negara. Tiap negara sekitar 2-5 menit. Kalo ditotal berapa jam, tuh? Satu lagi yg membuat bosen adalah komentator yg berbahasa arab. Aku cuma bisa menangkap bbrp kata saja, seperti: Jameel Jiddan (Indah Sekali), Daulah Kabeerah (Negara Besar), dan lain2. Tetap aja yg bisa ditangkap cuma 20% dari total komentar.

Iseng2 aku coba cari2 channel lain yg menayangkan acara Olympiade ini, terutama yg berbahasa Inggris. Aku menemukan CCTV9 (China Television) yg berbahasa inggris. Sayangnya saluran TV ini tidak menayangkan acara olahraganya, tetapi sisi lain dari kegiatan olimpiade Beijing. Lumayan juga sih.

Posted by Admin TQ on 8/06/2008 02:42:00 AM
Labels:

Doha Summer Festival (DSF) baru saja ditutup kemarin. Aku sendiri nggak sempat ke acara penutupan (dan nggak diundang juga sih....). Cuma ada baiknya aku ulas di sini, paling tidak sebagai kenang2an di hari tua (cie..)

Sebelumnya aku sempat membahas bagaimana Doha Trade Fair -- sebagai bagian DSF -- yg menurutku monoton dan membosankan (tapi tidak buat ibu2). Aku yakin hal ini bisa ditingkatkan dengan mengundang toko2 yg ada di Qatar untuk ikut berpartisipasi. Jadi bentuknya lebih semarak dan kita bisa menemukan segala macam hal di sana. Lihat aja Jakarta Fair, dimana kita bisa menemukan mobil2an sampai mobil beneran dan dari pakaian sampai bahan bangunan.

Aku juga sempat melihat berbagai atraksi di mal2. Karena jadwal acara yg sulit dibaca, aku hanya mengandalkan instink aja. Yang jelas pada umumnya pertunjukan dimulai setelah maghrib. Dan aku hanya sempat menyaksikan empat macam pertunjukan, mulai dari yg sangat bagus sampai dengan yg "ancur".

Pertama aku nonton balet di City Center. Pertunjukannya lumayan bagus dan menghibur. Anak2 sampai ketagihan. Sayangnya badutnya nggak lucu. Nilai: 8

Lalu aku nonton Sanafir show di The Mall. Awalnya aku tertarik karena ada Kura2 Ninja yg muncul di awal acara. Kura-Kura2 itu (Bentuk jamaknya kura2 apa, ya?) menari2 di panggung. Lama2 bosen juga, karena mereka ternyata narinya asal2an. Hanya pas reffrain lagu saja mereka menari serentak. Dan itu berlangsung lama sampai aku bosan habis. Selanjutnya diadakan kuis yg juga membosankan. si-MC kaya'nya tidak peduli. Selesai kuis, kembali muncul orang2 dengan seragam mirip suku yg ada di pedalaman sumatera/kalimantan. Ternyata mereka juga menari2 sepanjang hari. Aku pulang deh. Nilai: 4

Aku berharap nggak akan kecewa saat aku berangkat ke Landmark Mall. Di sana ada acara Arabian Colors. Ternyata berisi tarian2 khas arab lengkap dengan tongkat/pedang. Penari2nya pun ada pria dan wanitanya. Pertunjukannya cukup menghibur. Pakaian penarinya yg warna warni memang menggambarkan Arabian Colors. Sayangnya anak2 tidak tertarik. Mereka senang saat diberikan balon berbentuk bebek oleh badut. Walaupun ini tarian arab, jangan membayangkan wanita2nya memakai abaya hitam. Para penari itu cukup "berani" dalam berpakaian. Nilai:7

Terakhir aku ke villagio, karena aku memang penasaran dengan penampilan yg ada di ice rink. Untuk yg ini aku berusaha dengan cermat melihat jadwal sebelum berangkat, biar nggak kecele. Ternyata aku nggak salah. Tarian2 di atas es itu memang sangat menarik dan terkesan professional. Walaupun sound system yg dipakai kurang memadai. Kadang2 ada suara hilang dan cempreng keluar dari pengeras suara. Kami menikmati pertunjukan yg berdurasi satu jam itu pun makan, karena memang dekat dengan food court. Di akhir pertunjukan, penutupannya pun dilakukan dengan sangat indah. Sayangnya para penari wanita memakai pakaian yg membuka lebar2 aurat. Tentu saja ini tidak menggambarkan budaya Qatar yg Islami. "Lha wong orang ice skating, masa' harus pakai abaya?" Ya nggak harus pakai abaya, tapi kan akan lebih sopan kalau pakai celana panjang + baju lengan panjang. Nilai: 9

Overall, acara summer festival ini sudah lumayan baik. Paling tidak lebih tertata dibanding tahun lalu. Tetap banyak hal yg masih bisa ditingkatkan. Bukan hanya dari sisi pengelolaan, tetapi Qatar juga mesti lebih tegas dalam masalah berpakaian. Sehingga para penampil tersebut tetap bisa menghibur dengan tetap menghormati budaya setempat dengan berpakaian yg sopan dan tertutup.

Posted by Admin TQ on 8/05/2008 02:51:00 AM
Labels:

Sebentar lagi sudah masuk bulan Ramadhan. Yang berarti liburan Idul Fitri juga nggak akan lama lagi. Wah.... harus persiapan rencana liburan lagi nih....


Di Qatar cuma ada 3 public Holiday:

  • Idul Fitri: 4 hari (bisa molor jadi 2 minggu kaya' tahun lalu. Tapi denger2 tahun ini libur lebarannya cuma 4 hari doang ... hiks....)
  • Idul Adha: 4 hari (bisa lebih juga)
  • National Day: 1 hari tanggal 18 Desember. (mungkin kalo kejepit bisa2 juga digabung dengan week end he he)

So, ada ide buat liburan?

Posted by Admin TQ on 7/30/2008 01:45:00 AM
Labels: ,

Duh... jauh2 aku pulang ke Doha pengen menikmati Doha Summer Festival. Tetapi...

Waktu aku lagi liburan, banyak teman2 yg kirim2 sms tentang Doha Summer Festival. Dari bulan juni juga acara DSF ini sudah diumumkan. Terang aja aku jadi penasaran, donk. Apalagi janjinya bakalan banyak acara seru dan menarik.

Sehari di Doha, aku langsung jalan2 ke exhibition yang disebut "Doha Trade Fair". Siapa tahu lebih seru dari Jakarta Fair. Lokasinya cukup jauh, di QIEC, west bay. tetap aja aku nekad ke sana karena memang DSF cuma sampai 5 agustus doank. Ternyata acaranya mirip2 dengan international fair yg diadakan awal tahun ini. Isinya kurang lebih tas, sprei+bedcover, wangi2an, mainan anak dan asoseri lainnya. Untuk aku sih boring banget. Cuma untuk ibu2 tetep menarik. Ibunya anak2 sampe bolak balik ke sana berapa kali nggak bosen2.

Aku cukup senang bhw DSF 2008 sudah menyediakan booklet yg berisi kumpulan acara hiburan selama di mall. Cuma begitu aku mau tahu hari ini ada acara apa, mataku langsung kliyeng2. Tabel yg dibikin ternyata urut berdasarkan acara dan lokasi. Berbeda dengan yg jadwal acara pada umumnya, yg dibuat berdasarkan tanggal/waktu. Yg lebih aneh lagi, kita nggak akan bisa menemukan informasi, tanggal berapa DSF itu mulai dan berakhir. Siapa sih yg design?

Kemarin aku ke City Center. Iseng aja. Karena males nyari ada acara apa di sana, aku asal datang aja. Sekitar jam 8 ada pertunjukan balet. Lumayan... dapat hiburan gratis. Anak2 sih ketagihan pengen nonton terus, padahal pertunjukan yg sama diulang2 doang. O, ya di sana juga ada "patung orang". Maksudnya orang yg dirias dan berlaku mirip patung. Lumayan bagus, ada 2 orang yg menjadi patung. Tapi anehnya, ada satu patung yg kerjaannya plirak plirik dan goyang2 mulu. Pegel, ya?

Overall, acaranya lumayan lah. Sebagai hiburan di musim panas. Garing2 dikit nggak apa2lah. Lha wong gratis.